Live Streaming

INFO HITS TERKINI

Himpunan Humas Hotel Yogyakarta (H3Y) Gelar Seminar "New Age Of Communication: Public Relations in Digital World"

Himpunan Humas Hotel Yogyakarta (H3Y) Gelar Seminar

Dunia Dalam Digital, tampaknya frase tersebut adalah hal yang paling pas untuk saat ini, dimana penggunaan digital sangatmempengaruhicaraberkomunikasimanusiasekarang. Dalam era digital, dunia seperti menjadi tak berbatas, yang menjadikan gaya berkomunikasikita juga menjadiberbeda dibandingkan dengan 10 tahun yang lalu.Sehingga, strategikomunikasiyang dilakukanolehseorang individu kepada individu yang lain atau suatuperusahaan kepada dunia luar,  juga harus menjadi berbeda, dikarenakan informasi yang dikeluarkan maupun diterima seperti dalam hitungan detik sudah menjadi viral.

Di dalam perusahaan, yang menjadi garda terdepan dalam penyampaian komunikasi kepada publik adalah Public Relations atau Corporate Communication. Ada tigahalutama yang harusdijembataniolehseorangPublic Relationssebuahperusahaan; yaitukualitaskomunikasiantaraperusahaandengancustomernya, perusahaandengankomunitasnya,danperusahaandenganinternalmya. Tujuannyaadalahmembuatperusahaanmenjadi lebihefektif dalamaspekkomunikasi,mempertahankankualitasperusahaan  di matamasyarakat,menjagacitraperusahaan, danlainnya.

Sankar Adityas, selaku ketua Himpunan Humas Hotel Yogyakarta mengatakan, “Komunikasi yang efektif baik internal maupun eksternal, akan dapat mempertahankan kualitas perusahaan di mata masyarakat, menjaga citra perusahaan, dan lainnya. Dan mengikuti perkembangan jaman, saat ini fungsi seorang Public Relations tidak hanyasebagai pengirim pesan satu arah antara perusahaan dengan public, namun juga telah berkembang sebagai mitra dan menjalin kolaborasi dengan public.”

 

Saatini, seorang Public Relations harusselalumengikutiperkembanganjamandanmemilikikemampuanberkomunikasi yang mumpuni di dalamdunia digital yang borderless.

  • Bagaimanaperan Public Relations di industri perhotelan?
  • Manajemenseorang Public Relations dalammengelola isudankrisisdi era digital dalam perhotelan
  • Etika yang harus diusung Public Relations sebagai garda terdepan komunikator perhotelan dalam dunia komunikasi yang tidak terbatas.

 

 

Ketigahaltersebutakanmenjadibahasanutamadalampelatihan Public Relations yang tergabung dalam  digelarpadatanggal 26 Oktober 2017 bertempat di Hotel Grand Mercure Yogyakarta Adisucipto. Mengusungtema, New Age Of Communication: Public Relations in Digital World, padapelatihaniniakandiisiolehpraktisi Public Relations Hotel – Bapak Benk Mintosih (General Manager Star Hotel Semarang), IbuAyu Kusumaningtyas (CEOService Excellence.ce Institute), danBapakTeguh Triguna (Pendiri Chalkboard Asia).

 

Peran seorang Public Relationsdalam mengkomunikasikan suatu pesan

Ayu Kusumaningtyas, CEO Service Excellence.ce Institute menjelaskan, “Komunikasi dalam dunia digital yang seperti tidak berbatas, bahkan saat ini adalah masanya dimana public dapat juga berinteraksi dan menjadi penyambung lidah suatu perusahaan. Yang menjadi titik berat adalah, publik yang  memberikan tanggapan balik dan komentar kepada berita, dengan mudahnya membalikkan berita yang postif menjadi negatif, atau berkomentar hal yang tidak sepatutnya. Akhirnya kita bertanya-tanya, dimanakah etikanya, bukankah dalam berkomentar juga membutuhkan etika?”

 Hal ini juga mendasari kita untuk melaksanakan worskhop Public Relations ini, diharapkan cara berkomunikasi haruslah tetap dalam koridor etika.

Cara menghadapi isu dan krisis komunikasi

Di era digital, isu dan krisis dapat berkembang dan tersebar oleh public dalam waktu kurang dari 24 jam. Dengan adanya alat telekomunikasi canggih yang sudah sangat mudah digunakan oleh siapa saja, akses untuk melihat suatu isu maupun krisis juga akan sangatlah mudah dan cepat sekali. Reaksi yang akan ditimbulkan pada suatu isu atau krisis akanlah cukup beragam.

Benk Mintosih, selaku General Manager Star Hotel Semarang, mengatakan, “Apabila isu yang berkembang menjadi suatu krisis ini viral dengan sangat cepat di sosial media, sebagai seorang Public Relations tentunya harus memiliki kemampuan untuk memahami dunia media sosial itu sendiri sehingga dapat menentukan langkah dan strategi seperti apa yang harus diambil dan memprediksi dampak kedepannya.”

Sebagai contoh, ketika krisis muncul, seorang Public Relation harus tau kegiatan apa yang dapat disiapkan untuk menghadapi itu semua. Sebagai contohpress conference atau posting pernyataan klarifikasi di akun social media.