Live Streaming
Rapat Koordinasi Daerah Tim Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan satu tahun sekali merupakan salah satu mekanisme dan media bagi TPID tingkat DIY.
Rakorda TPID DIY 2017 kali ini mengangkat tema “Pengendalian Inflasi melalui Penguatan Kelembagaan Koperasi Pasar”.
Mengawali acara tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY selaku perwakilan dari TPID DIY akan melaporkan perkembangan kinerja Tim, permasalahan yang dihadapi, serta langkah-langkah yang telah dan akan dilakukan.
Kemudian dari pemangku kebijakan moneter, Kepala Perwakilan BI DIY Budi Hanoto akan menyampaikan perkembangan inflasi terkini dan pentingnya peningkatan efektivitas distribusi pangan dalam pengendalian inflasi. Pada kesempatan ini, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X selaku Ketua Tim Pengarah TPID DIY berkenan menyampaikan arahannya.
Hadir dalam kegiatan Rakorda, anggota TPID DIY dan TPID seluruh Kabupaten/Kota di DIY; seluruh Pimpinan Daerah di DIY; SKPD terkait seperti Bappeda, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM DIY, Dinas Pertanian DIY, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY, Dinas Kehutanan dan Perkebunan DIY, Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, serta SKPD terkait di tingkat kabupaten/kota di seluruh DIY; pihak Kepolisian; Badan Intelijen Negara DIY; Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Yogyakarta; akademisi; serta lembaga/instansi dan perusahaan terkait.
Disamping agenda internal, untuk memberikan inspirasi dan ide-ide segar bagi seluruh anggota TPID DIY dalam menyusun program-program pengendalian inflasi ke depan, rapat juga akan menghadirkan dua orang narasumber eksternal yaitu Paul Soetopo selaku Ketua Pengawas Koperasi Pedagang Kopassindo Nusantara dan R. Bangun dari Gapoktan Sidomulyo, Godean. Koppasindo Nusantara adalah koperasi primer nasional pedagang pasar yang berbasis teknologi digital dan bergerak dalam penyediaan barang pokok kebutuhan anggota yang didukung oleh sistem pembiayaan yang kompetitif.
Dengan pelaksanaan Rakorda 2017 ini diharapakan TPID DIY mampu meningkatkan peran sertanya dalam pengendalian inflasi di DIY pada khususnya dan menyumbangkan kontribusi yang optimal dalam pengendalian inflasi nasional untuk mencapai target inflasi 4% +/- 1% tahun 2017 dan 3,5% +/- 1% tahun 2018.
Beberapa alternatif solusi yang bisa dikembangkan oleh TPID DIY untuk memenuhi harapan tersebut antara lain melalui peningkatan efisiensi pasar dengan pemotongan rantai distribusi pangan yang melibatkan dukungan teknologi; pengurangan asymmetric information untuk mencegah disparitas harga di pasar; penguatan kelembagaan dan peningkatan koordinasi untuk membentuk rantai penyediaan pangan dari hulu ke hilir; serta pengajuan usulan penguatan regulasi untuk mendorong perdagangan yang menguntungkan dua belah pihak baik produsen maupun konsumen. ( Humas BI - DIY )