Live Streaming

INFO HITS TERKINI

Tour De Ambarrukmo Event Berkelas Untuk Tingkatkan Citra Wisata Yogyakarta

Tour De Ambarrukmo Event Berkelas Untuk Tingkatkan Citra Wisata Yogyakarta

Tour de Ambarrukmo merupakan event pertama yang diselenggarakan oleh The Ambarrukmo group Yogyakarta ( Ambarrukmo Plaza, Royal Ambarrukmo dan Grand Ambarrukmo ) pada tgl 22 Juli 2017.

Bertujuan untuk menumbuhkan dan mengelorakan pesona citra DI Yogyakarta sebagai destinasi wisata dan budaya melalui kegiatan bersepeda jarak jauh yang ditempuh dengan santai dan menikmati kkearifan lokal.

Tour de Ambarrukmo akan menempuh jarak 148 KM dengan 4 Pit Stop, melalui 5 Kabupaten dan Kota dalam wilayah Jogja dengan melintasi beberapa point of interest maupun tujuan wisata.

Dari target peserta 300 ternyata mendapatkan apresiasi yang besar dari masyarakat, yang pada akhirnya terdaftar sebanyak 710 peserta dari berbagai kota di Indonesia, termasuk Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Jakarta, Palangkaraya, Jambi, Lampung, Bengkulu, Bali, Lombok dan berbagai kota lainnya. Atau 30 % dari luar Kota Yogyakarta, dijelaskan Surya Ananta selaku Ketua Panitia event Tour De Ambarrukmo.

Acara yang mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi DIY dan Polda DIY beserta instansi dan dinas terkait.

Kegiatan dimulai dari jam 04.30 dengan penampilan female DJ selanjutnya tepat jam 05.30 direncanakan acara akan dibuka “ flaq off “ oleh Sri Sultan Hamengku Buwono didampingi oleh Kapolda DIY, Bupati Sleman beserta Manajemen dan Direksi Group Ambarrukmo.

Rute akan dimulai dari halaman Hotel Royal Ambarrukmo menuju Tugu Yogyakarta, Malioboro, Kraton Yogyakarta kemudian menuju Tugu Pensil Sentolo, Kelurahan Bumirejo Lendah, Terminal Parangtritis, Omah Kupu Panggang, dilanjutkan ke Piyungan, Candi Prambanan dan kembali ke Hotel Royal Ambarrukmo. Peserta juga akan melewati beberapa jalur destinasi wisata Daerah Istimewa Yogyakarta melalui rute yang dilampaui.

Event ini juga akan memberikan keuntungan bagi wisata dan perdangangan Yogyakarta serta semakin mengenalkan Yogyakarta sebagai salah satu tujuan wisata sejarah, budaya, belanja dan ragam kuliner.

Hal ini tentunya juga menambah tingkat hunian di Daerah Istimewa Yogyakarta pada bisnis pariwisata dan perhotelan yang semula dari 1,5 hari menjadi 2,5 hari.