Live Streaming
Tour De Ambarrukmo 2017 menempuh jarak 148 km dan 4 kali Pit Stop dengan rata-rata kecepatan 25 km/jam, melalui 4 Kabupaten dan 1 Kota dalam wilayah DIY dengan melintasi beberapa point of interest maupun tujuan wisata.
Sebanyak 710 peserta dari berbagai kota di Indonesia seperti Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Jakarta, Palangkaraya, Jambi, Lampung, Bengkulu, Bali, Lombok dan berbagai kota lainnya juga turut serta dalam event Tour De Ambarrukmo 2017 ini.
“ Event ini akan mengajak para peserta untuk bersepeda melintasi beberapa wilayah Yogyakarta tentunya dengan meniktikberatkan experience sebagai hal utama yang akan dialami langsung selama di rute perjalanan.”Kata Wahyu Hidayati MHS selaku Public Relation.
Tour De Ambarrukmo, acara dibuka dengan persiapan seluruh peserta berlokasi di area pendopo Royal Ambarrukmo diiringi dengan performance dari female DJ mulai pukul 04.30 WIB – 05.30 WIB. Flag Off dilakukan tepat pada pukul 05.30 WIB oleh Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X didampingi oleh jajaran direksi Group Ambarrukmo serta para sponsor.
Hadir pula dalam acara tersebut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Kabupaten Sleman Drs. H. Sri Purnomo, M.SI, Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta M,Si serta perwakilan dari Danrem 072/Pamungkas.
Start dimulai dari halaman hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta menuju Tugu, Malioboro, Kraton Yogyakarta kemudian menuju Pantai baru Bantul, Kretek Bantul, dilanjutkan ke Imogiri, Piyungan, Prambanan dan kembali ke pendopo Royal Ambarrukmo hotel. Peserta juga akan menyaksikan beberapa jalur dan destinasi wisata melalui rute yang dilampaui khususnya “King Of Mountain” (KOM) dan “Quenn Of Mountain” (QOM) sejauh 4.5 km antara Pit Stop 2 dan 3.
Melalui kegiatan Tour De Ambarrukmo 2017 ini, diharapkan akan memberikan efek positif bagi peningkatan kunjungan wisatawan ke Yogyakarta serta semakin mengenalkan DI.Yogyakarta sebagai salah satu tujuan wisata sejarah serta budaya, belanja dan ragam kuliner yang khas.
Hal ini tentunya juga meningkatkan length of stay pengunjung pada bisnis pariwisata dan perhotelan di Yogyakarta.