Live Streaming

INFO HITS TERKINI

Bus Asal Solo Alami Kecelakaan Di Dlingo-Imogiri

Bus Asal Solo Alami Kecelakaan Di Dlingo-Imogiri
Sebuah bus asal Solo yang melaju dari arah Dlingo menuju Imogiri mengalami kecelakaan di Jl Mangunan Imogiri, Bantul, D.I Yogyakarta Ahad (6/2). Kasatlantas PolresBantul AKP Gunawan Setya budi menyampaikan “Dugaan sementara rem bus blong dan sopir tidak menguasai medan.
 
Akibat kecelakaan tersebut sampai dengan saat ini tercatat 13 penumpang meninggal dunia dan sisanya mengalami luka-luka. Berdasarkan informasi bus tersebut mengangkut sekitar 40 orang penumpang. “Kami turut berduka cita yang mendalam atas kecelakaan yang terjadi di Imogiri Bantul ini.
 
Saat ini Petugas Jasa Raharja bersama Satlantas Polres setempat langsung mendatangi TKP dan mendata identitas korban. Petugas Jasa Raharja di Sukoharjo Jawa Tengah saat ini tengah siaga melakukan verifikasi ahli waris korban meninggal dunia dan kami harapkan santunan sudah dapat diserahkan dalam waktu 1x24 jam sejak kejadian” jelas Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono dalam siaran persnya di Jakarta, Ahad (6/2).
 
“Sementara untuk penumpang yang mengalami luka-luka kami telah menerbitkan surat jaminan kepada Rumah Sakit yang menangani yaitu RS Nur Hidayah Bantul, RS PKU
Muhammadiyah Bantul dan RSUD Panembahan Senopati Bantul sehingga korban tidak perlu khawatir akan seluruh biaya perawatan karena akan ditanggung oleh Jasa Raharja” jelas
Rivan.
 
Seluruh korban kecelakaan meninggal dunia dan luka-luka di Imogiri ini terjamin oleh Jasa Raharja sesuai dengan Program Perlindungan Dasar Kecelakaan Penumpang Angkutan
Umum. DimanaJasa Raharjamemberikan santunan kecelakaan kepada setiap orang yang meninggal dunia/cacat tetap dan penggantian biaya rawatan akibat kecelakaan yang
disebabkanolehpenggunaanangkutanumum.Santunan tersebutberasaldariIuranWajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU) yang dibayarkan penumpang bersamaan saat
membayar ongkos angkut/tiket.
 
Nantinya, para ahli waris korban meninggal dunia akan mendapatkan santunan sebesar Rp. 50juta sementara untukkorbanluka-lukaseluruhbiayaperawatanakanditanggungoleh
Jasa Raharja s.d maksimal Rp 20 juta sesuai dengan sesuai ketentuan PMK No. 15 Tahun 2017. “Masyarakat tidak perlu khawatir sistem pelayanan santunan Jasa Raharja saat ini sudah terintegrasi secara digital dengan IRSMS (IntegratedRoadSafetyManagementSystem) Polri,
RumahSakit, Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri sehinggaprosespelayanandapat
tetap dilaksanakan walaupun di hari libur” tambah Rivan
“Demikian juga dengan pihak perbankan, setelah data lengkap akan segera diserahkan
melaluimekanismetransferrekeningkepadaahliwariskorbankecelakaanuntukmemastikan
santunan diterima secara utuh dan tepat” tutup Rivan.
PT Jasa Raharja yang tergabung grup Holding Perasuransian dan Penjaminan (Indonesia
FinancialGroup/IFG)senantiasaberkomitmen dalammemberikanpelayananterbaik,mudah,
cepat, dan tepat sebagai perwujudan negara hadir bagi korban kecelakaan alat angkutan
umum dan korban kecelakaan lalu lintas jalan.