Live Streaming

INFO HITS TERKINI

Stabilitas Ekonomi Terjaga Memberikan Landasan bagi Penguatan Ekonomi DIY 2017

Stabilitas Ekonomi Terjaga Memberikan Landasan bagi Penguatan Ekonomi DIY 2017

Sampai dengan Mei 2017, inflasi DIY relatif terjaga, walaupun merangkak naik seiring dengan pola musiman Ramadhan dan Idul Fitri. Inflasi DIY Mei 2017 tercatat 4,10% (yoy) dan 0,33% (mtm) atau 2,16% (ytd).

Inflasi tersebut  lebih rendah dari inflasi Nasional dan rata-rata 3 tahun terakhir.Namun, perlu diwaspadai kecenderungan peningkatan yang didorong oleh volatile food & administered prices, Pergerakan inflasi inti relatif stabil dan terjaga.

Walaupun merangkak naik, tren inflasi volatile food (VF) selama lima bulan pertama 2017 relatif terjaga. Pergerakan inflasi VF tersebut lebih rendah dalam 3 tahun terakhir (2014-2016).  Hal ini terjadi karena terjaganya harga beras yang memiliki bobot inflasi tinggi dalam keranjang VF dan bawang merah yang mengalami deflasi seiring dengan panen raya, sebagai dampak kondisi curah hujan yang lebih baik dibandingkan 2016.

Sumber tekanan inflasi terjadi pada bawang putih, seiring dengan tingginya harga impor dari China dan India yang mengalami gangguan musim, dan peningkatan harga daging dan telur ayam ras mengingat tingginya permintaan untuk persiapan kuliner Ramadhan dan  Idul Fitri maupun kunjungan wisatawan yang mengalami peak season pada Juni 2017.

Tren inflasi administered prices (AP) sampai dengan Mei 2017 cenderung meningkat, lebih tinggi dari inflasi AP Nasional dan AP 2016 yang mengalami deflasi. Tingginya inflasi tersebut terutama didorong oleh kenaikan tarif listrik yang dilakukan secara bertahap sejak Januari  sampai Mei 2017 untuk pengguna listrik 900 VA,  biaya perpanjangan STNK pada Januri 2017 dan bensin yang mulai merangkak naik pada April 2017 seiring dengan peningkatan harga minyak dunia. 

Sesuai dengan pola musimannya, pada Ramadhan dan Idul Fitri tekanan inflasi AP  akan meningkat terutama pada tarif angkutan. Perusahaan angkutan cenderung untuk memperbanyak alokasi tiket pesawat, kereta api dan bis antarkota pada harga mendekati batas atas. Dampak peningkatan tarif listrik diperkirakan akan terlihat pada Juni 2017 mengingat pelanggan 900 VA cenderung bersifat pasca bayar.

Dengan perkembangan sumber-sumber tekanan inflasi, BI dan Pemda DIY melalui TPID terus melakukan berbagai upaya pengendalian agar inflasi 2017 tetap dapat terjaga sesuai target, 4% ±1%. Upaya-upaya pengendalian meliputi Tetap konsisten menjaga pasokan dan kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok, baik pangan, energi dan jasa angkutan, Menyelenggarakan operasi pasar untuk barang-barang kebutuhan pokok yang diperkirakan naik, Kegiatan pasar murah yang dilaksanakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bank Indonesia dan BMPD DIY melalui penyaluran paket sembako murah di daerah-daerah strategis di DIY, Meningkatkan kapasitas kios referensi harga “Kios Segoro Amarto” di Pasar Beringharjo dan Pasar Kraggan, Kontinyuitas pelaksanaan gerakan stabilisasi pangan di seluruh Kabupaten/Kota di DIY.