Live Streaming

Iki Jogja Dab

Bupati Gunung Kidul IkutI "ZIARAH" di Bioskop Bersama Staf dan Petani

Bupati Gunung Kidul IkutI Hari pertama penayangan film Ziarah (18/5/2017) disambut hangat oleh Bupati Gunungkidul Hj. Badingah, S.Sos.

Pemerintah Gunungkidul membooking satu studio di Empire XXI Jogja dan mengajak seluruh jajaran staf dan petani Gunungkidul untuk bersama sama menonton Ziarah di Bioskop.

Momen yang langka ini disambut baik oleh rekan-rekan media yang menghadiri serangkaian acara nonton bareng ini. Acara ini diawali dengan foto bersama Bupati beserta staff dan petani dari Gunungkidul. Kemudian dilanjutkan dengan Conferensi Pers yang di isi oleh BW Purba Negara selaku Sutradara, Bagus Suitrawan selaku Co-Produser film Ziarah dan Ibu Hj. Badingah selaku Bupati Kabupaten Gunungkidul.

Dalam Conferensi pers BW Purba Negara dan Bagus Suitrawan menjelaskan mengenai proses produksi dan bagaimana mereka bisa menemukan dan mengajak Mbah Ponco Sutiyem untuk ikut berproses dalam film Ziarah ini.

BW Purba Negara menjelaskan bahwa film ini merupakan jenis film Hybrid yang mengangkat isu lokalitas dan sejarah. Secara nilai lokal film ini mengangkat mengenai bahasa, budaya dan nilai-nilai yang dianut suatu daerah. Alur cerita yang diceritakan merupakan kilas balik masa Agresi Militer Belanda ke-2 dan unsur sejarah secara eksplisit mengalir dalam Film Ziarah.

Ibu Hj. Badingah mengakui ia merasa senang karena Gunungkidul dapat menjadi latar dari Film Ziarah ini. Ia berharap banyak yang dapat melihat Gunungkidul melalui film ini dan merasa senang. 169 orang memenuhi studio 5 untuk menonton Film Ziarah pada show k- 4 pukul 19.00 WIB di Bioskop yang beralamat di Jalan Urip Sumoharjo, Yogyakarta.

Film Ziarahbercerita tentang perempuan tua (95), mencari makam suaminya yang hilang saat Agresi Militer Belanda ke-2 dan ia ingin dimakamkan disamping belahan jiwanya.