Live Streaming

INFO HITS TERKINI

Kolaborasi Pameran Seni ARTOTEL SUITES BIANTI - YOGYAKARTA Dengan KINIKO ART MANAGEMENT

Kolaborasi Pameran Seni ARTOTEL SUITES BIANTI - YOGYAKARTA Dengan KINIKO ART MANAGEMENT

ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta berkolaborasi dengan Kiniko ART Management menghadirkan pameran lukisan bertema “Seeing is Believing” yang bertempat di ARTSPACE mulai tanggal 24 November 2022 hingga 22 Januari 2023. Adapun seniman yang terlibat di pameran ini, antara lain Alif Lamra dan Apin yang tergabung dalam naungan Kiniko ART Management.

Alif Lamra melalui karyanya mencoba untuk mendokumentasikan pengalaman estetik yang didapatkan saat mengunjungi tempat baru. Objek-objek dari pemandangan tersebut diresapinya secara mendetail untuk memilih sisi mana yang paling memiliki nilai estetik. Warna yang dipilih pun tidak terikat dengan realitas warna yang dilihat dengan indra mata saja. “Penggambaran objek yang repetitif dengan kedetailan tertentu merupakan perwujudan dari keyakinan bahwa sebagian besar kehidupan manusia itu hanya melihat tanpa mengamati,” ujar Alif.

Lain halnya dengan Apin, karya seninya terinspirasi dari hal sosial dalam keseharian, adaptasi, pengalaman bahkan ilmu pengetahuan lainnya yang mengalami pengembangan. Untuk mewakili hal tersebut, ia representasikan dalam bentuk deformasi visual chameleon yang menggunakan berbagai bentuk visual dan warna. “Karya saya terinspirasi dari peribahasa dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung”, ujar Apin.

Imant Setiawan, CHA selaku General Manager di ARTOTEL Suites Bianti - Yogyakarta mengatakan “Sejalan dengan visi dan misi ARTOTELGroup yang selalu mendukung para seniman lokal Indonesia dengan menyediakan wadah dan fasilitas di setiap brand hotel ARTOTEL. Begitupun pameran seni lukis menjadi wujud nyata kami untuk dapat berkontribusi langsung serta mendukung para seniman lokal Yogyakarta untuk dapat menampilkan hasil karya seninya. Harapan kami, ARTSPACE di ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta dapat menjadi rumah bagi para seniman dan pecinta seni kontemporer di Yogyakarta.”