Live Streaming

INFO HITS TERKINI

PT. Jasa Raharja Bersama Berbagai Pihak Bekerjasama Mencegah Terjadinya Lakalantas Di Wilayah Yogyakarta 2022

PT. Jasa Raharja Bersama Berbagai Pihak Bekerjasama Mencegah Terjadinya Lakalantas Di Wilayah Yogyakarta 2022

Kecelakaan lalu lintas adalah suatu kejadian di jalan raya tidak diduga, tidak disengaja melibatkan kendaraan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan korban manusia dan kerugian harta benda. Di dalam terjadinya suatu kejadian kecelakaan selalu mengandung unsur ketidaksengajaan dan tidak disangkasangka serta akan menimbulkan perasaan terkejut, heran dan trauma bagi orang yang mengalami kecelakaan tersebut.

Jumlah kecelakaan lalu lintas di DI Yogyakarta mengalami peningkatan setiap tahun. Dan jumlah kecelakaan di Tahun 2022 lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Banyaknya angka kecelakaan lalu lintas di DI Yogyakarta seiring dengan bertambahnya jumlah kendaraan bermotor Peningkatan jumlah kendaraan jenis sepeda motor memiliki angka paling tinggi di antara jenis kendaraan bermotor lainnya.

Sebagai salah satu Upaya Pemerintah dalam mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas tertuang dalam Peraturan Presiden No. 1 Tahun 2022 tentang Rencana Umum Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dimana di dalam nya diatur tentang 5 Pilar Lalu Lintas dan Angkutan Jalan :

Pilar I yaitu Manajemen Keselamatan Jalan, dengan Koordinator Menteri Perencanaan Pembangungan Nasional/Kepala Bappenas

Pilar II yaitu Jalan yang Berkeselamatan, dengan Koordinator Menteri Pekerjaan Umum

Pilar III yaitu Kendaraan yang Berkeselamatan, dengan koordinator Menteri Perhubungan

Pilar IV yaitu Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan, dengan Koordinator Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia

Pilar V yaitu Penanganan Pra dan Pasca Kecelakaan, dengan Koordinator Menteri Kesehatan Dalam hal ini peran Pemerintah dalam mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas, sekaligus melaksanakan program Pencegahan Kecelakaan, PT Jasa Raharja member of Indonesia Financial Group (IFG) juga turut membantu pihak kepolisian dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dalam hal melakukan identifikasi lokasi titik rawan kecelakaan di wilayah DI Yogyakarta. Daerah rawan kecelakaan adalah daerah yang mempunyai potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas yang banyak dan dapat menghasilkan angka kecelakaan yang tinggi pada suatu ruas jalan.

Kinerja Pelayanan dan Jumlah Santunan yang dibayarkan sd. Agustus 2022 Jasa Raharja telah membayarkan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas jalan dan penumpang umum (Darat, laut/sungai/danau dan udara) sampai dengan Agustus 2022 se-wilayah DI Yogyakarta, adalah senilai 57 Milyar mengalami kenaikan sebesar 20,87% jika dibanding tahun 2021, dengan jumlah korban sebanyak 3.538 jiwa atau mengalami kenaikan sebesar 38,85% dibanding tahun 2021. Berdasarkan data yang telah disajikan diatas, Penurunan angka Kecelakaan lalu lintas berikut dengan fatalitasnyatentu menjadi fokus utama kelima pilar Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, oleh karena itu Jasa Raharja menginisiasi kegiatan Focus Group Discusion untuk mengidentifikasi penyebab-penyebab utama terjadinya laka lantas hingga action plan apa yang akan dilaksanakan oleh seluruh peserta sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing instansinya. Giat FGD ini telah dilaksanakan di wilayah, yaitu Kabupaten Bantul sejak Januari 2022 dan Kota DI Yogyakarta pada tanggal 23 September 2022. Berdasarkan hasil kesimpulan diskusi sementara, maka dipandang perlu melakukan Langkah Konkret untuk mengurangi dan mencegah terjadinya kecelakaan, yaitu :

1. Melakukan giat patroli pada jam rawan macet dan rawan laka. 2. Mengaktifkan kembali giat blue light patrol. 3. Berkoordinasi dengan satgas penanganan laka yg ada dimasing-masing wilayah untuk melaksanakan quick response apabila terjadi laka lantas sehingga apabila terjadi laka dapat memberikan pertolongan kepada korban serta meminimalisir fatalitas korban. 4. Menambahkan jalur penyelamat di lokasi rawan kecelakaan. 5. Meningkatkan sinergitas/kolaborasi antar stakeholder secara konsisten dan berkesinambungan dalam program penanggulangan kecelakaan sesuai dengan peran dan fungsinya. 6. Lima pilar terkait harapannya memiliki dashboard bersama yang dapat memantau secara realtime arus lalin hingga dapat mencetak report hariannya.