Live Streaming

INFO HITS TERKINI

ALOE-KU, Dari Keindahan Alam Kulonprogo Untuk Kecantikan Dunia

ALOE-KU, Dari Keindahan Alam Kulonprogo Untuk Kecantikan Dunia

Salah satu sektor yang sangat terpukul oleh pandemi Covid-19 adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang juga menggerek turunnya perekonomian nasional. Hal ini bisa dipahami karena UMKM mempunyai kontribusi yang sangat besar dalam perekonomian nasional. Menurut data Kementerian Koperasi dan UMKM mencatat hingga Februari 2022 sudah 17,25 juta pelaku UMKM yang terhubung ke dalam ekosistem digital. UMKM tersebut didominasi oleh pelaku usaha mikro yang berjumlah 98,68% dengan daya serap tenaga kerja sekitar 89%. Sementara itu sumbangan usaha mikro terhadap PDB hanya sekitar 37,8%.

Dari data di atas, Indonesia mempunyai potensi basis ekonomi nasional yang kuat karena jumlah UMKM terutama usaha mikro yang sangat banyak dan daya serap tenaga kerja yang tinggi. Pemerintah dan pelaku usaha harus menaikkan ‘kelas’ usaha mikro menjadi usaha menengah. Basis usaha ini juga terbukti kuat dalam menghadapi krisis ekonomi. Tentunya keberadaan UMKM ini tidak terlepas dari kendala-kendala lapangan yang banyak di hadapi seperti permasalahan struktural UMKM antara lain kualitas dan kontinuitas produksi, akses pemasaran, packaging product, kualitas SDM/pelaku UMKM di bidang manajerial, keuangan dan produksi. Kunci utama penyelesaian permasalahan tersebut berada pada pemerintah daerah (Kabupaten dan Kota). Pemerintah daerah yang mempunyai wilayah, mengetahui kondisi dan kebutuhan UMKM, serta mempunyai akses langsung dengan UMKM, demikian juga yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kulonprogo.

Pada Sabtu, 9 April 2022 Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo didampingi Ibu Bupati yang juga sebagai ketua tim penggerak PKK meresmikan salah satu produk UMKM asli Kulonprogo yang semula merupakan usaha mikro yang mulai berkembang menuju usaha menengah. Bertempat di Salon Aloe-Ku Jl. Tentara Pelajar, Area Sawah, Wates Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta. Aloe-Ku hadir diawali dengan adanya lahan tanaman herbal lidah buaya kemudian berkembang dengan turut mengolah produk berbahan dasar lidah buaya menjadi produk-produk perawatan, kecantikan dan kesehatan dengan branding “Aloe-Ku”. Bupati Kulon Progo menyebutkan bahwa usaha herbal berbahan dasar tanaman aloe vera ini sudah mempunyai pangsa pasar yang jelas karena merupakan sesuatu yang dibutuhkan masyarakat. “Jadi untuk para investor atau para pelaku UMKM pastikan untuk mempunyai pasarnya dahulu baru membuat produknya, jangan dibalik, bikin produk baru nanti bingung nyari pasarnya kemana, saat ini ditanah Kulonprogo dr. Yanri bangkitkan UMKM untuk terus berupaya maju. Jika saja ada 100 orang seperti dr. Yanri maju pesat Kulon Progo. Pungkasnya.

Launching produk Aloe-Ku ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Kulonprogo, turut. disaksikan oleh Istri Kepala Dinas UMKM dan Koperasi Kabupaten Kulonprogo, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten kulonprogo, Mantan Kepala SAMSAT Kulon Progo. Ketua PERWIRA (Perempuan Wirausaha) Kulon Progo, ibu Panuju, Wakil Ketua/Sekretaris PERWIRA, Ibu Sri Puji Astuti, Jajaran pengurus dan anggota PERWIRA Kulon Progo. Sebagai memberi tausiyah dan pimpin doa Kyai Nur Hadi Widodo atau Pak Sandiman, pemilik dan ketua Pondok dan Yayasan Al-Ghifari. Turut juga hadir Bapak Hasto Wardoyo Kepala Badan Kependudukan  dan Keluarga Berencana Nasional BKKBN.

Berawal dari Kebun Lidah Buaya yang terletak di Grha Sambiroto di Pedukuhan Sambiroto, Kalurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan Kulonprogo berkembang menjadi produk Aloe-ku yang simple untuk bisa dibawa-bawa dan menemani aktivitas harian. Lidah buaya yang seperti kita ketahui mempunyai banyak sekali manfaat. 90% kandungannya terdiri atas air. Itulah sebabnya lidah buaya dapat menjadi bahan pelembap alami bagi kulit. Kandungan vitamin, antioksidan, dan mineral dalam lidah buaya terbukti ampuh mengatasi sejumlah gangguan kesehatan kulit. Berbagai masalah seperti kulit kering, pecah-pecah, dan bersisik akan berangsur sembuh. Sensasi dingin yang diperoleh dari lidah buaya akan membuat kulit menjadi lebih rileks, bahkan mencegah kerutan. Saat ini Kandungan yang kompleks dari Lidah Buaya ini sudah bisa kita dapatkan diproduct Aloe-ku,

Aloe-ku merupakan produk alami berbahan lidah buaya aktif yang di formulasikan untuk kulit dan rambut, diproduksi dari kebun Aloe-ku di tanah Kulon Progo Indonesia. Sehingga mampu mencukupi nutrisi untuk tubuh dan menjaga kesehatan kulit, menangkal radikal bebas dan sinar UV A serta UV B.

Deitemui di sela-sela-launching produk Aloe-Ku, dr Yanri Wijayanti Subronto, PhD, SpPD-KPTI, selaku pendiri sekaligus owner Aloe-Ku, menuturkan dengan launchingnya Aloe-Ku ini diharapkan dapat turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat Kulonprogo, doa dan pengharapan untuk Aloe-ku diharapkan dapat menjadi manfaat bagi banyak orang, disukai masyrakat luas serta turut menjangkau pasar modern, “Kita akan mencoba market place serta syukur-syukur suatu saat Aloe-ku dapat perform di tenant-tenant Mall, yang dapat bersaing dengan brand-brand luar, dan dapat bersaing di pasar internasional. Sehingga Kulonprogo turut mensuport perekonomian nasional, cita-cita Kami mulia Dari Keindahan Alam Kulonprogo Untuk Kecantikan Dunia” Tutur dr Yanri.